Fri07212017

Last update06:52:18 PM GMT

Back Public Relations Public Relations Seorang PR Harus Kreatif

Seorang PR Harus Kreatif

  • PDF

Kreativitas memerlukan imaginasi yang perlu direnungkan, dipikirkan dan dihitung. Seorang public relations (PR) harus kreatif karena pekerjaan PR semakin luas dan menantang. Tugas utama PR yang memerlukan kreativitas, yaitu wrapping dan distribusi isu. Demikian pernyataan Ika Sastrosoebroto saat memberikan kuliah tamu di kelas Creative Communication (S2) dan Pengantar Public Relations (S1) Universitas Mercu Buana, 12 Oktober 2013.

Ika mengatakan,seorang PR bisa menggunakan pihak ketiga untuk melakukan kreatifitas pada kemasan dan kanal dsitribusi. Ia memberikan contoh krisis Mahkamah Konstitusi (MK) yang bisa menggunakan pihak ketiga untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yudikatif tersebut dalam kurun waktu tertentu. Contoh lain, mempromosikan program wisata dan MICE (meetings, incentives, conferencing, dan exhibitions) kota Manado yang dilakukan melalui pendekatan budaya,  komunikasi dan sosial.

Seorang PR harus mempunyai passion karena passion is the key. Seorang PR juga harus mempunyai kemampuan akan kesadaran etis,  berpikir etis, berperilaku etis, dan berkepemimpinan etis. Sebagai  praktisi PR yang handal, Ika menuliskan pengalamannya di buku “PR Tales” yang diterbitkan tahun 2013. Bahan presentasinya pada kuliah tamu di Magister Ilmu Komunikasi dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana dapat di unduh dengan melakukan member log in terlebih dahulu.

icon Creative Public Relations (2.58 MB)

icon The Passion of PR (1.39 MB)



Add comment

You have no rights to add a new comment. May be you need to register on the site.